Biografi Imam Bukhari Singkat & Lengkap yang Benar dalam Sejarah Islam

Rasulullah diutus Allah yaitu berdakwah dengan mengajak umatnya, untuk mengikuti ajaran Allah yaitu ajaran Islam. Ajaran Islam yang diturunkan Allah, diwahyukan oleh Allah kepada nabi Muhammad dalam bentuk ayat-ayat suci Al-Qur’an.

kitab sahih bukhari
islami.co.id

Namun ketika Rasulullah sudah meninggal, banyak terjadi perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan umat Islam. Tetapi ada 2 pedoman umat Islam hingga saat ini, yang sudah menjadi acuan hukum umat Islam yaitu Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah.

Bila Al-Qur’an berasal dari firman Allah dan dibukukan sejak zaman Khalifah Ali bin Abi Thalib. Lalu Hadits berasal dari Rasulullah dan dibukukan oleh banyak sahabat Rasulullah, bahkan istri Rasulullah seperti Aisyah juga menulis hadits Rasulullah.

Disini saya akan membahas mengenai salah satu penulis Hadits Rasulullah, yang sahih dan sudah menjadi acuan hukum umat Islam dari dulu setelah Rasulullah wafat hingga saat ini. Dia adalah Imam Bukhari, pakar hadits sahih Rasulullah.

Biografi Imam Bukhari

biografi imam bukhari
wikipedia.com

Imam Bukhari memiliki nama lengkap yaitu, Abu Abdillah Muhammad bin Islmail bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizah Al Ju’fi Al Bukhari. Imam Bukhari lahir di hari jum’at, setelah shalat jum’at. Dia lahir pada tanggal 21 juli 810 atau 13 syawal 194 H di Kota Bukhara (Bukarest).

Imam Bukhari memiliki ayah bernama, Ismail ibn Ibrahim. Ayahnya dikenal sebagai seorang sarjana hadits dan teman dari Malik ibnu Anas. Beberapa ulama dari Irak menceritakan riwayat hadits darinya. Saat Imam Bukhari masih kecil, ayahnya sudah meninggal dunia, sehingga dia diasuh oleh ibunya.

Baca juga Biografi Ibnu Sina Singkat & Terlengkap dalam Sejarah Islam

Keistimewaan Imam Bukhari

keistimewaan imam bukhari
islamidia.com

Menurut Ghinjar dan Al Lalika’i telah menceritakan mengenai kedua mata Bukhari telah buta sejak kecil. Suatu hari Ibunya telah bermimpi melihat Nabi Ibrahim berkata kepadanya, ” Wahai Ibu, sesungguhnya Allah telah memulihkan penglihatan putramu. karena banyaknya doa yang kamu panjatkan kepadanya.

Saat pagi hari kemudian ibunya telah melihat, Imam Bukhari telah sembuh dan bisa melihat. Inilah keistimewaan dan bukti bahwa Allah telah memilih Imam bukhari sebagai salah satu orang yang kelak akan menjadi ahli hadits dalam Islam.

Kemudian Muhammad bin Hatim Warraq Al Bukhari menceritakan, ” Aku bermimpi melihat bukhari berjalan di belakang Rasulullah. Setiap kali Rasulullah mengangkat telapak kakinya, maka Abu Abdillah (Bukhari) meletakkan telapak kakinya di jejak kaki Rasulullah” .

Tanda-tanda Imam Bukhari akan menjadi manusia yang spesial telah terbukti dalam mimpi-mimpinya bersama Rasulullah. Allah telah memilih Imam Bukhari sebagai wasilah dari Rasulullah. Imam Bukhari lah yang telah dipilih untuk menulis hadits yang sahih dari Rasulullah.

Kecerdasan dan Kekuatan Hafalan Imam Bukhari

kecerdasan imam bukhari
islam.nu.or.id

Biografi Imam Bukhari telah diriwayatkan oleh sejarawan bernama Al Dhahabi, beliau berkata bahwa Imam Bukhari sudah mulai belajar Hadits sejak masih kanak-kanak di tahun 205 Hijriyah. Imam Bukhari berkata ” Aku mendapatkan kemudahan untuk menghafal Hadits ketika masih berada di sekolah Kuttab”.

Saat itu Imam Bukhari belajar Hadits di Kuttab saat berusia 10 tahun. Di Kuttab Imam Bukhari mempelajari ilmu Agama islam, Bhs arab dan ilmu lainnya. Setelah lulus dari Kuttab, Imam Bukhari bolak-balik untuk menghadiri majelis hadits Ad Dakhili dan para ulama hadits lainnya.

Ketika Imam Bukhari datang ke Baghdad. Para ulama Hadits yang mendengar kedatangannya., ingin menguji kecerdasan dan hafalan Imam Bukhari. Para ulama Hadits lalu menyiapkan seratus buah hadits yang telah dibolak-balik isi dan sanadnya untuk menguji Imam Bukhari.

Setelah isi hadits dan sanadnya dibolak-balik, semua sanad dan matan hadits dikembalikan seperti semula. Imam Bukhari mampu mengulangi Hadits yang telah dibolak-balik itu, hanya dalam sekali dengar. Para ulama hadits mengakui dan memuji kecerdasan dan hafalan Imam Bukhari yang kuat.

“Aku telah duduk bersama para ahli fikih, ahli zuhud, dan ahli ibadah. Aku belum pernah melihat semenjak aku bisa berpikir ada seorang manusia yang seperti Muhammad bin Isma’il. Dia di masanya seperti halnya Umar di kalangan para sahabat.” (Hadyu Sari, hal. 646).

“Aku bersaksi bahwa di dunia ini tidak ada orang yang seperti dirimu (yaitu seperti Bukhari).” (Hadyu Sari, hal. 650).

Mengembara dan Mengumpulkan Ribuan Hadits

imam bukhari mengembara ilmu
detik.news.com

Biografi Imam BUkhari dalam Perjalanan belajar tidak hanya sampai disini saja. Imam Bukhari saat berusia 10 tahun, pergi bersama dengan ibu dan saudara laki-lakinya untuk pergi berziarah ke Mekkah. Dari sana Imam Bukhari melakukan berbagai perjalanan seperti di:

  • Balkh
  • Naisabur
  • Rayy
  • Baghdad
  • Basrah
  • Kuffah
  • Mesir
  • Syam

Dengan perjalanan dari berbagai kota dan Negara, Imam Bukhari telah berbicara dengan berbagai ulama dan sarjana. Mereka bertukar informasi mengenai Hadits. Imam Bukhari mendapat ilmu Hadits dari mereka, diriwayatkan bahwa Imam Bukhari telah mendengar lebih dari 1.000 pria dan mempelajari 600.000 hadits.

Baca juga Biografi Imam Muslim Singkat & Lengkap Benar dalam Sejarah Islam

Mulai Menulis Buku

karya utama
pinterest.com

Ilmu Hadits yang dimiliki Imam Bukhari, telah diamalkan dalam buku haditsnya. Imam Bukhari telah mulai menulis buku dan Hadits ketika masih remaja. Dengan rajin dan semangat Imam Bukhari menulis Haditsnya yang terkenal sampai sekarang.

Biografi Imam Bukhari saat berusia 18 tahun, Imam Bukhari mulai menulis karya utama tentang Para sahabat Rasulullah. Setelah enam belas tahun perjalanan Imam Bukhari mengunjungi berbagai kota dan negara untuk menambah ilmu dan mengumpulkan Hadits, Imam Bukhari kembali ke Bukhara.

Menyusun Al Jami’ As Sahih ( Sahih Bukhari )

membuat kitab sahih bukhari
wikipedia.com

Salah satu kitab Imam Bukhari yang terkenal dan dipakai sampai saat ini yaitu, kitab Al Jami’ (Sahih Bukhari). Kitab ini telah dijelaskan oleh Imam Bukhari, sejak kapan dia membuatnya dan untuk apa Kitab ini dibuat olehnya. Hal ini dijelaskan dalam Haditsnya di bawah ini:

Imam Bukhari telah mengatakan “Aku menyusun kitab Al-Jami’ (Shahih Bukhari, pent) ini dari enam ratus ribu hadits yang telah aku dapatkan dalam waktu enam belas tahun dan aku akan menjadikannya sebagai hujjah antara diriku dengan Allah.”

Kitab Al Jami’ sangat dihormati oleh para ulama dan kalangan kaum muslim Sunni. Kitab ini sudah dianggap menjadi salah satu kitab Hadits terlama selain kitab Hadits dari, Imam Malik dan Imam muslim yang telah menjadi muridnya.

Sebagian ulama besar Umat Islam, menjadikan Kitab Sahih Bukhari sebagai dasar hukum kedua setelah Al-Qur’an. Imam Bukhari juga telah membuat karya buku lainnya yaitu, salah satunya Kitab Al Adab Al Mufrad. Kitab ini berisi kumpulan Hadits mengenai etika dan tata krama dalam Islam.

Menjadi Guru Ilmu Hadits

imam bukhari menjadi guru
alfikerr.com

Imam Bukhari telah memiliki ilmu Islam. Di dalam Islam, Ilmu itu akan terus mengalir pahala dan keberkahannya bila di ajarkan kepada yang lainnya. Saat dahulu Imam Muslim dan Imam Malik telah berguru dan menjadi murid dari Imam Bukhari.

Ilmu yang telah diajarkan oleh Imam Bukhari, hingga melahirkan generasi-generasi ahli Hadits. Murid-muridnya yang telah belajar kepadanya, Haditsnya juga menjadi rujukan keasliannya setelah Hadits Sahih Bukhari.

Al Hafizh Ibnu Hajar berkata bahwa Apabila Imam Bukhari sedang membaca Al-Qur’an. Maka hati, pandangan dan pendengarannya hanya fokus menikmati bacaannya. Imam Bukhari juga memikirkan perumpamaan-perumpamaan yang terdapat di dalam Al-Qur’an. Bahkan Imam Bukhari bisa mengetahui hukum halal dan haram.

Wafatnya Imam Bukhari

makam imam bukhari
madanni.news.com

Selama hidup, Imam Bukhari juga pernah mendapatkan ujian dari Allah. Imam Bukhari diuji dengan mendapatkan kesusahan karena keadaaan politik di negrinya. Namun Imam Bukhari tetap bersabar dan berdoa. Imam Ibnu Katsir berkata bahwa, Imam Bukhari termasuk orang yang mustajab doanya.

Ujian yang telah dialaminya yaitu, Dia telah diusir dengan alasan yang tidak mendasar oleh Gubernur Kota. Saat itu juga Imam Bukhari berdoa meminta pertolongan Allah. Tidak lama kemudian, Gubernur itu diberhentikan dan di penjara di Baghdad sampai meninggal disana. Dan Orang-orang yang ikut serta mengusir Imam Bukhari, juga ternekena musibah.

Imam Bukhari pun memutuskan untuk pindah ke Kota Khartank. Kota ini dekat dengan desa Samarkand. Disisnilah Imam Bukhari memulai untuk menyebarkan Agama Islam dan Ilmu Haditsnya sampai ajalnya menjemput. Tepat malam Idul Fitri 256 H (870 M) Imam Bukhari wafat saat berusia 62 tahun.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_bin_Ismail_al-Bukhari

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *